Home

Tips Membeli Inline Skate

30 January 2011

Pada dasarnya, tips ini saya buat berdasarkan pengalaman saya ketika hendak membeli dan sudah membeli inline skate. Karena banyak orang yang keliru dalam memilih inline skate, misalnya: anak-anak menginginkan inline skate tipe Speed dengan diameter roda 110mm dengan kecepatan rata-rata 40-70 km/jam, yang pada kenyataannya mereka belum pernah meluncur sekalipun. Atau ada anak kecil yang meminta inline skate tipe hockey yang akan digunakan di skate park, yang benar-benar salah fungsi. Maka dari itu, berikut ini saya berikan tips untuk memilih inline skate:

1. Apa tujuan anda?

Pertanyaan mendasar untuk seseorang yang hendak membeli inline skate adalah “Mau dipake buat apa?” atau “Tipe yang mau dipake apa?”. Kebanyakan orang hanya tahu untuk membeli “Rollerblade atau Inline Skate”. Pada kenyataannya sampai saat ini telah banyak kebutuhan inline skate, berikut ini macam-macam tipe inline skate:

  • Fitness/Recreational (digunakan untuk sekedar olahraga untuk lari-lari)

    fitness/recreational

  • Trainning & Semi Race (digunakan untuk sekedar berlari dan latihan mengendurkan otot-otot)

    training/semi race

  • Speed Indoor & Outdoor (digunakan untuk lomba balap lari)

    speed race

  • Dirt (digunakan di permukaan yg kasar, seperti tanah & rumput)

    dirt

  • Hockey (digunakan untuk pertandingan hockey pada lapangan outdoor dengan permukaan yang halus)

    hockey

  • Aggressive (digunakan untuk extreme action & freestyle. seperti : grind, backflip, airgrab, dll)

    aggressive

  • Freestyle/Urban (urban = gabungan fitness & aggressive. digunakan untuk aksi freestyle di jalanan, namun tidak bisa grind seperti aggressive)

    urban/freestyle

  • Slalom (digunakan untuk aksi meliuk meliuk seperti pada slalom mobil)

    slalom

2. Apa tingkat kemampuan Anda?

Pertanyaan selanjutnya adalah “Apakah anda sudah pernah bermain inline?”. Jika belum, ada baiknya memulai dari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pada saat bermain inline. Namun jika sudah dirasa mahir, bisa melihat ke daftar dibawah ini yang dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu:

  • Newbie (baru, ingin memulai)
  • Beginner (sudah memulai, sedang tahap belajar)
  • Medium (sudah belajar banyak)
  • Expert (sudah sangat belajar banyak, dan identik mencoba trik baru yang aneh)
  • Pro (sudah terbiasa menggunakan dengan kondisi lapangan yang berbeda dan teknik yang beragam)

*Cat: sebenarnya tingkatan diatas hanya sebagai gambaran dan acuan dalam teori. Untuk prakteknya mungkin setiap orang berbeda dan orang lain yg menilai anda ada ditingkat yg mana 🙂

3. Apa hasil yang diinginkan?

Pertanyaan selanjutnya adalah “Apakah anda ingin meluncur setiap hari?” atau “Apakah anda ingin menjadi juara?”

Jika ya, jalani proses pembelajaran secara rutin. Dapatkan pelajaran dari media-media seperti internet, buku, dvd/vcd atau langsung menanyakan kepada kerabat/guru dengan langsung mempraktekkannya. Motto saya yaitu “No try, No Good” 🙂

4. Berapa bajet yang dimiliki?

Pertanyaan yang fatal yaitu “Berapa bajet yang anda miliki untuk membeli inline skate pilihan anda?”. Jika dirasa masih tergolong pemula, disarankan untuk mencoba terlebih dahulu milik teman atau membeli 2nd/bekas. Karena jika langsung membeli yang baru dengan harga cukup tinggi, ada kemungkinan akan sering jatuh yang mengakibatkan kerusakan. Ketika dirasa telah mahir dan lancar, pilih tipe yang anda sukai. Jika suka dengan hal yang menantang, silahkan mencoba speed, aggressive dan urban inline skate 🙂

5. Berapa ukuran sepatu anda?

Pertanyaan terakhir yaitu “Berapa ukuran sepatu anda?”. Utamakan langsung mencoba ketika hendak membeli inline skate, nyamankah dengan kaki anda?. Hal ini dikarenakan ada sebagian orang yang nyaman ketika memakai ukuran yang pas dan ada juga yang memilih ukuran +1, +1,5 cm dari ukuran yang sering dipakai.

Tambahan >>>

Toko inline di indonesia

Pertanyaan ini yang paling sering saya dapat di email, untuk itu saya coba simpan didepan.

1. roller universe (bandung)

jl. ambon (tepatnya depan sarana olahraga saparua)

2. duniainlineskate

di TMII jakarta utara

Dimana anda akan bermain?

Pertanyaan ini sering dijumpai oleh pemula, asal membeli inline dan langsung meluncur seadanya tanpa mempedulikan kondisi inline nya. Jika anda sering outdoor, pilihlah inline dengan ban karet dan frame alumunium (bisa juga frame plastik, namun utamakan wheel karet). Biasanya memang harganya cukup tinggi, namun demi kenyamanan kaki dan kekuatan inline saat meluncur hal ini disarankan. Terakhir gunakan Protective Gear mulai dari helm, sikut, lengan dan lutut. Hal ini dapat mencegah kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Selamat berseluncur 🙂

Bearing apa yang dipakai?

Pertanyaan ini pasti sering ditanyakan bagi yang akan atau baru memulai. sebenarnya bearing sendiri ada tahapannya, mulai dari:
abec 3 (default pada inline skate jaman dulu)

abec 5 (default pada inline skate jaman sekarang, jika membeli baru)

abec 7 (upgrade level 1 dari abec 5)

abec 9 (upgrade level 2 dari abec 5)

abec 11 (upgrade level 3 dari abec 5)

abec 13 (upgrade level 4 dari abec 5)

ceramic swiss (upgrade level 5 dari abec 5, biasa dipakai untuk inline speed dikejuaraan nasional)

fungsi bearing sendiri hanya untuk menambah kecepatan, jadi bagi pemula disarankan menggunakan abec 5 terlebih dahulu untuk menyesuaikan. jika dirasa sudah mumpuni, silahkan upgrade ke level selanjutnya 🙂

Merek-merek inline dipasar indonesia

500rb seba, salomon
2jt > rollerblade
5jt > schankle, bont

pertanyaan umum

1. Anak kecil 4-6th, enaknya pake merek apa buat dijalan aspal? Saran saya untuk newbie/pemula, cari inline skate yg sesuai bajet dan pastikan rodanya sudah karet.. karna jika membeli yg roda plastik, ketika akan upgrade roda karet akan terasa mahal (fyi: roda karet berkisar 50rb/pcs nya) 🙂

2. Buat di cfd pake inline apa? Saran saya klo tiap minggu mending pake tipe fitness/urban, karna roda yg cukup besar diameternya jadi ga cape gowes 🙂

3. Buat loncat loncat bagus tipe apa? Klo mau serius pake tipe urban/aggressive, 2 tipe itu yg paling kokoh 🙂

4. Ganti roda yg lebih besar? Bisa, tapi jangan langsung beli online.. harus dicobain, karna frame tiap inline beda beda.. ada yg muat pake 80mm, ada juga yg tidak 🙂

5. Xxx

====================================